MAN 2 BANJARNEGARA

MY IDOLA

Guru itu menyiapkan bukan menjadikan

Posted by IRFAN pada 10 November 2011

Suroso

Banjarnegara – Bertempat di Ruang Multimedia MAN 2 Banjarnegara telah di laksanakan pembinaan pegawai dari Kabag TU Kemenag Provinsi Jawa Tengah yang di hadiri oleh seluruh guru dan pegawai. Dalam acara Kabag TU Kemenag Provinsi Jawa Tengah yaitu Drs. H. Suroso,M.Pd.I. menyinggung tentang prinsip seorang pendidik dalam menjalankan Tupoksinya. Pembinaan tersebut  laksanakan hari Jum’at tanggal 4 Nopember 2011 setelah selesai berjamaan sholat Jum’at.

Drs. H. Masagus Syamsuddin, S. Pd. M.Ag sebagai Kepala MAN 2 Banjarnegara memberikan gambaran sedikit tentang keadaan dan profil madrasah kepada Kabag TU Kemenag Prov. Jateng. Beliau mengatakan MAN 2 Banjarnegara merupakan madrasah favorit di Banjarnegara dan madrasah yang banyak siswa dengan jumlah lebih dari seribu dua ratus yang nota bene dengan guru yang hanya berjumlah 64 (enam puluh empat) dan pegawai 18 (delapan belas). Gedung yang megah dan dan sarana prasarana baik memberikan nilai plus pada madrasah ini. Kepala Madrasah juga memberikan kata “HEBAT” kepada seluruh guru dan pegawai atas kinerja selama ini.

Dalam pemaparan pembinaan tersebut Bapak Drs. H. Suroso,M.Pd.I. memberikan penjelasan yang perlu di perhatikan oleh guru yaitu Posisi guru sangat penting dalam kedudukan di dunia maupun di akhirat. Guru tidak hanya memberikan materi ajar kepada murid akan tetapi memberikan tauladan dan didikan agar siswa mengetahui pentingnya ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Guru tidak boleh hanya berprinsip mencari uang sebagai contoh sertifikasi atau tunjangan profesi guru dan bentuk lainnya.

Jangan sampai guru memalsukan KJM sehingga mendapatkan gaji yang layak tetapi guru harus mempunyai kemauan dalam hidup berupa Ikhlas dalam melakukan tugas sebagai guru yang tercantum dalam tupoksi. Berikanlah alternatif-alternatif penanganan peserta didik lebih dari tiga walaupun alternatif tersebut terasa pahit sekalipun. Semisal menanggulangi siswa yang bermasalah dengan perlakuan yang baik dan sesuai dengan aturan. Menyiapkan anak semampu kita, sampai tatkala di ujung rencana belum sesuai. maka dari anak itulah yang bisa merubah dirinya itu yang harus di garis bawahi katanya.

Drs. H. Suroso,M.Pd.I memberi pengarahan kepada guru agar menjadi contoh bagi peserta didik seperti akhlak, sebagai contoh pemakaian kerudung bagi siswa putri yang seharusnya di pakai selalu dalam kegiatan sehari-hari. Murid  adalah objek yang harus kita tuntun dan di dekati.

Hasil dokumentasi bisa klik gambar di bawah ini :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: